Postingan

Mad Arid Lissukun

Gambar
  image by Robiatul Hasanah Apabila ada mad thobi’i atau mad laein di akhir kalimah atau diwaqafkan (diberhentikan, berlaku untuk bacaan yang sengaja dihentikan meski tidak ada tanda waqaf atau bukan akhir ayat), maka dihukumi mad Arid Lissukun مد ارد لسكون  Contoh: اَلْحَمْدُ لِله رَبِّالْعَا لَمِيْنَ    dibaca Alhamdulillahirobbil a~la miin (dalam surat al fatihah ayat 2) Maka hukum bacaan la miiin adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad thobi’i (ي mati (sukun) bertemu fatah) di akhir kalimah.  Contoh lainnya: لِاِ يْلٰفِ قُرَيْشِ   dibaca Li iilaa di qur aiiiish (dalam surat al Quraisy ayat 1) Maka hukum bacaan qu raiiish adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad laein di akhir kalimah. NOTE: mad thobi’i atau mad laein hanya dihukumi mad Arid Lissukun jika bacaan dihentikan, jika bacaan berlanjut, maka hukum mad tetap seperti semula. Contoh bacaan dilanjutkan: اَلْحَمْدُ لِله رَبّالْعَا لَمِيْنَ ٥ اَ...

Alif Lam Qomariyah

Gambar
Jika ada alif lam ( ال ) bertemu dengan huruf Qomariyah yang 14 yakni: ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه biasanya disambungkan menjadi 'abghihajjaka wakhop'aqiimah’ maka bacaan Alif lam tersebut dibaca jelas, contohnya الحمدلله.     Alh amdulillahi Bacaan arr ohman di atas dikenai hukum Alif Lam Qomariyah , karena setelah alif lam ( ال ) terdapat huruf ha (ح) yang merupakan salah satu huruf Qomariyah . Contoh lain bacaan Alif Lam Qomariyah : رب العالمين.    Rob bil' aalamiin Bismillaahi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan ‘ain (ع) الصراط المستقيم.   Shiroo thol mustaqiim Arrohiimi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan mim (م) غير المغضوب . ghai ril maghdhuuni Bismillaahi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan mim (م) Bagi yang masih belum faham, silahkan tanyakan di kolom komentar😊,

Alif Lam Syamsiah

Gambar
Jika ada alif lam ( ال ) bertemu dengan huruf Syamsiah yang 14 yakni: ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن maka bacaan Alif lam tersebut lebur dan masuk ke dalam huruf Syamsiah, contohnya الرحمن.     Arr ohman Bacaan arr ohman di atas dikenai hukum Alif Lam Syamsiah , karena setelah alif lam ( ال ) terdapat huruf ro ( ر ) yang merupakan salah satu huruf Syamsiah. Untuk mengetahui apakah ayat tersebut dihukumi Alif Lam Syamsiah atau bukan sebenarnya cukup mudah, pasalnya setiap ada alif lam ( ال ) bertemu dengan huruf Syamsiah maka seluruh huruf Syamsiah tersebut akan ditandai dengan tasydid (ّ) seperti: بسم الله.    Bis mill aahi Bismillaahi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan lam (ل) الرحمن.   Arr ohmani Arrohmani dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan ro (ر) الرحيم.   Arr ohiimi Arrohiimi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu...

Mad Arid Lissukun

Gambar
Untuk pembahasan materi tajwid yang kedua ini kita akan membahas tentang M ad Arid Lissukun , salah satu hukum bacaan yang terdapat dalam Al-Quran yang sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Pasalnya hukum bacaan tajwid yang satu ini merupakan hukum bacaan mad thabi'i yang terjadi apabila bacaan tersebut di waqaf kan atau diberhentikan (bisa karena akhir ayat, ada waqaf , atau kehabisan nafas). Jika pembaca menemukan hukum Mad Arid Lissukun pada bacaannya, maka ayat tersebut harus dibaca panjang dengan panjang 6 harakat. Bacaan Al-Qur'an dihukumi M ad Arid Lissukun  adalah karena ada mad thabi'i di akhir kalimah, baik ketika bacaan diwakafkan (diberhentikan). Contoh bacaan mad Arid lissukun seperti dalam QS. Al-Fatihah ayat 1-7 berikut ini: بسم الله الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: bismillahirrohmaanirrohiim الحمد لله رب العالمين (berhenti) dibaca: alhamdulillahi robbil'aalamiin الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: arrohmaanirrohiim م...

Mad Asli (Mad Thobi'i)

Gambar
Mad Thobi'i memiliki 3 huruf di dalamnya, yakni alif (   ا   ), wau (   و   ), dan ya (   ي   ) Jika ada  fathah  (   َ   ) bertemu dengan huruf  alif  (   ا   ), huruf  dhomah  (   ُ   ) bertemu dengan huruf  wau  ( و ), dan  kasroh  (  ِ ) bertemu dengan  ya  ( ي ), maka hukum bacaannya jadi  mad thobi'i  dan dibaca panjang 2  harakat.  Berikut contoh bacaan  mad thobi'i : مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ   dalam QS. Al-Fatihah ayat 3,  ma  ( مَا ) dalam surat tersebut dibaca panjang (2  harakat ), karena ada  fathah  (  َ  ) bertemu  alif  ( ا ) sehingga dihukumi  mad thobi'i غَيْرِالْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ   dalam QS. Al-Fatihah ayat 7,  dhuu  ( المغضُوْب ) dalam surat tersebut dibaca panjang (2  harakat ), karena ada  dho...