Mad Arid Lissukun
image by Robiatul Hasanah Apabila ada mad thobi’i atau mad laein di akhir kalimah atau diwaqafkan (diberhentikan, berlaku untuk bacaan yang sengaja dihentikan meski tidak ada tanda waqaf atau bukan akhir ayat), maka dihukumi mad Arid Lissukun مد ارد لسكون Contoh: اَلْحَمْدُ لِله رَبِّالْعَا لَمِيْنَ dibaca Alhamdulillahirobbil a~la miin (dalam surat al fatihah ayat 2) Maka hukum bacaan la miiin adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad thobi’i (ي mati (sukun) bertemu fatah) di akhir kalimah. Contoh lainnya: لِاِ يْلٰفِ قُرَيْشِ dibaca Li iilaa di qur aiiiish (dalam surat al Quraisy ayat 1) Maka hukum bacaan qu raiiish adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad laein di akhir kalimah. NOTE: mad thobi’i atau mad laein hanya dihukumi mad Arid Lissukun jika bacaan dihentikan, jika bacaan berlanjut, maka hukum mad tetap seperti semula. Contoh bacaan dilanjutkan: اَلْحَمْدُ لِله رَبّالْعَا لَمِيْنَ ٥ اَ...