Postingan

Menampilkan postingan dengan label mad arid lissukun

Mad Arid Lissukun

Gambar
  image by Robiatul Hasanah Apabila ada mad thobi’i atau mad laein di akhir kalimah atau diwaqafkan (diberhentikan, berlaku untuk bacaan yang sengaja dihentikan meski tidak ada tanda waqaf atau bukan akhir ayat), maka dihukumi mad Arid Lissukun مد ارد لسكون  Contoh: اَلْحَمْدُ لِله رَبِّالْعَا لَمِيْنَ    dibaca Alhamdulillahirobbil a~la miin (dalam surat al fatihah ayat 2) Maka hukum bacaan la miiin adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad thobi’i (ي mati (sukun) bertemu fatah) di akhir kalimah.  Contoh lainnya: لِاِ يْلٰفِ قُرَيْشِ   dibaca Li iilaa di qur aiiiish (dalam surat al Quraisy ayat 1) Maka hukum bacaan qu raiiish adalah mad Arid Lissukun, panjangnya 6 harakah. Karena ada mad laein di akhir kalimah. NOTE: mad thobi’i atau mad laein hanya dihukumi mad Arid Lissukun jika bacaan dihentikan, jika bacaan berlanjut, maka hukum mad tetap seperti semula. Contoh bacaan dilanjutkan: اَلْحَمْدُ لِله رَبّالْعَا لَمِيْنَ ٥ اَ...

Mad Arid Lissukun

Gambar
Untuk pembahasan materi tajwid yang kedua ini kita akan membahas tentang M ad Arid Lissukun , salah satu hukum bacaan yang terdapat dalam Al-Quran yang sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Pasalnya hukum bacaan tajwid yang satu ini merupakan hukum bacaan mad thabi'i yang terjadi apabila bacaan tersebut di waqaf kan atau diberhentikan (bisa karena akhir ayat, ada waqaf , atau kehabisan nafas). Jika pembaca menemukan hukum Mad Arid Lissukun pada bacaannya, maka ayat tersebut harus dibaca panjang dengan panjang 6 harakat. Bacaan Al-Qur'an dihukumi M ad Arid Lissukun  adalah karena ada mad thabi'i di akhir kalimah, baik ketika bacaan diwakafkan (diberhentikan). Contoh bacaan mad Arid lissukun seperti dalam QS. Al-Fatihah ayat 1-7 berikut ini: بسم الله الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: bismillahirrohmaanirrohiim الحمد لله رب العالمين (berhenti) dibaca: alhamdulillahi robbil'aalamiin الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: arrohmaanirrohiim م...