Mad Thobi'i memiliki 3 huruf di dalamnya, yakni alif ( ا ), wau ( و ), dan ya ( ي ) Jika ada fathah ( َ ) bertemu dengan huruf alif ( ا ), huruf dhomah ( ُ ) bertemu dengan huruf wau ( و ), dan kasroh ( ِ ) bertemu dengan ya ( ي ), maka hukum bacaannya jadi mad thobi'i dan dibaca panjang 2 harakat. Berikut contoh bacaan mad thobi'i : مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ dalam QS. Al-Fatihah ayat 3, ma ( مَا ) dalam surat tersebut dibaca panjang (2 harakat ), karena ada fathah ( َ ) bertemu alif ( ا ) sehingga dihukumi mad thobi'i غَيْرِالْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ dalam QS. Al-Fatihah ayat 7, dhuu ( المغضُوْب ) dalam surat tersebut dibaca panjang (2 harakat ), karena ada dho...
Jika ada alif lam ( ال ) bertemu dengan huruf Syamsiah yang 14 yakni: ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن maka bacaan Alif lam tersebut lebur dan masuk ke dalam huruf Syamsiah, contohnya الرحمن. Arr ohman Bacaan arr ohman di atas dikenai hukum Alif Lam Syamsiah , karena setelah alif lam ( ال ) terdapat huruf ro ( ر ) yang merupakan salah satu huruf Syamsiah. Untuk mengetahui apakah ayat tersebut dihukumi Alif Lam Syamsiah atau bukan sebenarnya cukup mudah, pasalnya setiap ada alif lam ( ال ) bertemu dengan huruf Syamsiah maka seluruh huruf Syamsiah tersebut akan ditandai dengan tasydid (ّ) seperti: بسم الله. Bis mill aahi Bismillaahi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan lam (ل) الرحمن. Arr ohmani Arrohmani dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu dengan ro (ر) الرحيم. Arr ohiimi Arrohiimi dihukumi Alif lam Syamsiah karena ada alif lam (ال) bertemu...
Untuk pembahasan materi tajwid yang kedua ini kita akan membahas tentang M ad Arid Lissukun , salah satu hukum bacaan yang terdapat dalam Al-Quran yang sebenarnya cukup mudah untuk dipahami. Pasalnya hukum bacaan tajwid yang satu ini merupakan hukum bacaan mad thabi'i yang terjadi apabila bacaan tersebut di waqaf kan atau diberhentikan (bisa karena akhir ayat, ada waqaf , atau kehabisan nafas). Jika pembaca menemukan hukum Mad Arid Lissukun pada bacaannya, maka ayat tersebut harus dibaca panjang dengan panjang 6 harakat. Bacaan Al-Qur'an dihukumi M ad Arid Lissukun adalah karena ada mad thabi'i di akhir kalimah, baik ketika bacaan diwakafkan (diberhentikan). Contoh bacaan mad Arid lissukun seperti dalam QS. Al-Fatihah ayat 1-7 berikut ini: بسم الله الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: bismillahirrohmaanirrohiim الحمد لله رب العالمين (berhenti) dibaca: alhamdulillahi robbil'aalamiin الرحمن الرحيم (berhenti) dibaca: arrohmaanirrohiim م...
Komentar
Posting Komentar